BULAN, PELANGI, DAN CINTA

“Ada bulan di kaki malam; jingga.”

Tidakkah genggaman tangan ini terlalu erat?
Karena nafasku sesak menahan hangatnya

Kita tidak bisa bergerak

Di sini sudut ruang sempit-pengap kedap cahaya

“Ada kupu di rambutmu
Biru warna sayapnya bias dengan langit.”

Tidakkah peluk ini terlalu dekat?
Peluh di keningmu mengalir di leherku

Kita tidak tahu apa-apa
Tersesat di ribuan mimpi tentang pelangi warna-warni

“Ada cinta di hatiku
Tidakkah kau lihat itu?”

~ by mataharimerahhati on January 12, 2008.

17 Responses to “BULAN, PELANGI, DAN CINTA”

  1. aku tersenyum
    melihat susunan katamu
    dengan simpul terkulum
    mendengar ungkapan rasamu

    polalah dengan sanjak
    mulailah dengan sajak
    dengan aturan yang jelas
    sehingga makna tertangkap pas

  2. “iya, aku melihatnya” :D

    * salam kenal. beberapa coretanmu sudah kucicipi. hmmm… lumayan enak! :)

  3. to arch222: kan seni nggak punya aturan khusus. kalo kita masih terus diatur dengan rima dan sajak, kita nggak akan pernah beranjak dari sastra pujangga baru (tahun 33-an) atau malah jadi kelanjutan dari angkatan Balai pustara yang berima-rima dan bersajak-sajak itu. :-)
    harus membuat imaji bahasa yang baru.
    harus mempunyai ciri khas sendiri.

    salam kenal!

  4. to tapak-merah: suka sambel nggak? katanya kalo makan nggak pake sambel nggak enak. tapi kalo nyicipin kudu pake sambel nggak ya?

    NB: sambel = kritik.

    salam kenal!

  5. oke, sedikit sambel ya.

    tagline kamu “when a place in a heart doesn’t big enough for ideas” is grammatically incorrect. “big” is an adjective, not noun. u should change the word “doesn’t” into “isn’t”.

    kedua, aku pikir pakai bahasa indonesia tidak akan mengurangi sisi puitika tulisanmu. bhs inggris emg bikin kelihatan keren, tp ga mesti keren. padahal bukankah being good is more important than looking good? (lho, kok aku malah pake bhs inggris sih? :>)

    peace.

  6. ralat: “big” is an adjective, not a verb. sorry :)

  7. to tapak merah:
    hehehe…. iya ya? ntar aku ralat. aku lagi pengen aja gitu pake bahasa inggris. biar klop sama judulnya “The True Elsewhere”. berhubung aku fans beratnya Mokona Apapa, aku ambil tagline ini dari komiknya yang judulnya Clover. keren lo. dah baca belom? kalo belom, mungkin kita bisa tukeran. atau aku kirimin.

  8. belom. boleh tukeran, tapi aku ngga punya komik. punyanya kopi, minuman favorit! maukah komikmu itu aku tuker sama kopi? :D kalo enggak, cukuplah tukeran link dulu. nice to find you! :)

    *isi dong kolom website di contact info kamu (users –>your profile), biar org2 bisa ngetrace kamu saat kamu muncul berkomentar di blog orang lain. thx.

  9. kopi?! boleh! :-)
    aku suka kopi juga. resepku: 1 sendok teh kopi, 2 sendok teh gula, 2 sendok teh creamer.

    masalah trace-trace-an itu udah ada yang komen. makasih ya… :-)

  10. oke, buatin secangkir! :)

    * aku tanggapi kamu panjang lebar di situsnya rusdin. maafin ya jika sambelnya kepedesen. ntar kita netralisir dg kopi sambil baca komik, ok? :D

  11. hahaha… :-)
    setidaknya kita udah bikin blognya rusdin jadi rame sama diskusi. kemaren-kemaren isinya cuma pujian mulu.

    yah, agak nggak sopan juga sih ya, ribut di blog orang.
    apa kita bikin diskusi sendiri aja. di blogmu atau di blogku.
    biar ada manfaatnya lah bikin blog. nggak cuma say hello doang.

    aku pake Ofxord Online. askoxford.com.

    jadi masukan juga buatku, apa yang kamu tulis di blog Rusdin. aku masih belajar sih. betewe, kamu kuliah di mana ya. aku dateng ke tempatku: puisi.org, bener itu?

    pernah nambahin satu sendok cocoa Van Houten di kopimu?
    cobain deh, rasanya jadi agak gimanaaaa… gitu. :-)

    akhir-akhir ini aku minumnya teh :-)

    really nice to know you! you’re so damn cool! :-)

  12. okeh, kapan-kapan kita diskusi lagi ya. tempatnya terserah, tergantung siapa yang membuat pernyataan kontroversial duluan. ha ha.

    november lalu aku udah dikeluarkan dari kampus tercinta: UM (university of mystery, :D ), tapi bukan berarti berhenti belajar. aku
    takut terkena petuah mustafa bisri: “ketika org berhenti belajar, pada saat itulah dia menjadi bodoh”, kira-kira begitu. skrg ini, yang ingin kupelajari adalah … MASAK! :D

    maksudmu ini apa sih: “aku dateng ke tempatku: puisi.org, bener itu?”

    kita hentikan dulu pembahasan ttg kopi. ini tema yang ternyata sensitif banget. mengerti atau tidak, kau harus sepakat! :)

  13. lo, kopi juga termasuk salah satu kekayaan kuliner…
    kamu belajar masak, kan?

    dikeluarkan beneran apa dah lulus neh?!

    betewe, aku ngajak kamu share tentang poligami gimana? liat tulisanku yang “Apakah Perasaan Perempuan Diakui?”. daripada ribut ideologi dkk. :-)

    waktu aku klik kamu, nyampenya ke puisi.org. yah, gitu lah kira-kira.

    eh, aku bisa masak lo… serius! ibuku punya restoran… :-)
    apa kita diskusi masalah masak-memasak aja?
    kayaknya manfaatnya lebih terasa. ya gak? :-)

  14. 1. asal bukan tentang kopi, aku mau banget diskusi ttg masak-memasak. terutama masakan murahan, eh rumahan. he he.
    2. dikeluarkan karena udah lulus :)
    3. diskusi poligami? ntar aja kalo aku udah nikah. sabar…
    4. oh gitu. pasti kamu nge-kliknya di … (di mana ya? :D ). beberapa puisiku nyasar di puisi.org. salah satunya norak banget! :)

  15. Inti dari puisi di atas mungkin…”Ada cinta di hatiku, tidakkah kau lihat itu”..:)..
    curahan hati melalui puisi memang lebih terasa bermakna yah mbak…

  16. to Tapak Merah:
    aku suka masak kalo orang rumah nggak masak. biasanya masakan yang mudah. favoritku sop ayam pake makaroni.
    aku nggak lulus-lulus gara-gara mondar-mandir pindah-pindah jurusan. tapi targetku 2009 lulus. I really love your writing. really cool!

    to Akuzahra:
    ya…ya…ya semacam itu, Akuzahra. tapi kan kudu muter-muter dulu biar ngegambarin keadaan. kalo si film, istilahnya establish. (hehehe… sok tau). tengkyu for coming.

  17. hati bersinar di saat aku membaca puisi pujaan hatiku seperti mekarnya hati ini disaat mentari menyinari bumi yang indah.serasa hati bagaikan kedatangan malaikat cinta di saat senyum mu terpancar hatiku.lihat indahnya warna pelangi menghiasi angkasa sungguh indah seindah tatapan bola matamu menakjubkan hati ini.dimana aku bisa menemukan gadis sepertimu yang selalu membuat hati ini selalu tertawa bahagia.seandainya engkau ada di sampingku duhai agadis impiaan ku akan ku bawa engkau ke bukit berbunga memadu cinta dan akan ku petik bunga mawar dan akan kuselipkan dirambutmu.

Leave a Reply